Anda sudah diet dan menjaga pola makan, tapi angka timbangan tak kunjung bergerak? Jika Anda mengalaminya saat ini, itu tandanya Anda berada dalam fase plateau dan harus memahami cara mengatasi BB stuck saat diet.
Perlu Anda ingat bahwa berat badan yang tidak segera berubah bukan akhir dari perjalanan diet Anda. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan penyesuaian sederhana pada pola makan, aktivitas fisik, hingga gaya hidup; penurunan berat badan bisa kembali berjalan.
Mengapa BB Bisa Stuck saat Diet?
Hasil penelitian yang tercantum dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa kondisi ini umumnya terjadi setelah sekitar 6 bulan menjalani diet rendah kalori. Berat badan yang stuck merupakan respons tubuh saat beradaptasi terhadap pola makan dan aktivitas yang dijalankan.
Saat itu, tubuh telah mencapai titik setel metabolisme dan mengalami fase pertahanan diri dengan cara menghemat energi. Di situlah pembakaran kalori yang sebelumnya dilakukan dalam jumlah cukup besar menjadi berkurang.
Sementara itu, dalam kondisi tersebut, tubuh akan memproduksi hormon lapar yang membuat seseorang menambah porsi atau ngemil lebih sering. Kebiasaan ini justru memengaruhi total kalori harian, ditambah dengan kebiasaan kurang tidur dan stres berlebihan yang membuat berat badan stagnan.
Cara Mengatasi BB Stuck saat Diet
Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan langsung overthinking dan menganggap program diet telah gagal. Anda bisa mencoba cara mengatasi BB stuck saat diet di bawah ini.
1. Lakukan Evaluasi Kembali
Fase ini memang tidak mudah. Untuk itu, alih-alih berpikiran negatif, sebaiknya Anda melakukan evaluasi apakah Anda masih menjalani program diet yang telah direncanakan.
Mulailah mencatat kembali asupan makanan dan minuman setiap harinya. Anda bisa menggunakan aplikasi khusus untuk memantau asupan kalori secara akurat, karena bisa jadi makanan ringan justru menjadi penyebab utama.
2. Jaga Asupan Kalori
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berat badan stagnan berasal dari menurunnya jumlah kalori yang dibakar dalam tubuh. Pada fase ini, hormon lapar aktif kembali sehingga Anda akan menambah porsi makan atau lebih sering ngemil.
Anda bisa coba cara mengatasi BB stuck saat diet dengan mengurangi kalori agar tubuh dapat membakar lebih banyak cadangan lemak. Sebagai pendukung pola makan sehat, cuka apel Healthy Choice bisa menurunkan berat badan karena membantu mengontrol nafsu makan dan metabolisme tubuh.
Selain itu, Anda harus tetap menjaga asupan kalori minimal 1.200 kkal untuk mencegah rasa lapar berlebih dan tubuh tetap mendapatkan nutrisi seimbang.
3. Kelola Stres dan Tidur Cukup
Diet tidak hanya soal mengatur pola makan, tetapi mengelola stres dengan baik. Stres dapat memicu hormon kortisol yang membuat nafsu makan meningkat, retensi cairan, dan menghambat pembakaran lemak dalam tubuh.
Anda juga perlu mengurangi kebiasaan begadang dan mulai tidur cukup. Kurangnya jam tidur memicu peningkatan hormon ghrelin (hormon lapar) dan menurunkan hormon pengatur kenyang, sehingga tubuh lebih mudah mengalami overeating.
Pahami Cara Mengatasi BB Stuck saat Diet
Memahami cara mengatasi BB stuck saat diet sangat penting agar Anda tidak mudah panik atau menganggap usaha keras yang telah Anda lakukan sebagai kegagalan. Untuk tambahan asupan, Anda bisa mengonsumsi cuka apel dari Healthy Choice.
Manfaat cuka apel yang kaya akan enzim, asam amino, dan probiotik yang bagus untuk program diet tanpa khawatir kekurangan nutrisi. Yuk, segera pesan dan dapatkan segudang manfaat dari cuka apel!
